• UGM
  • FT-UGM
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Ujian Masuk UGM
  • webmail
Universitas Gadjah Mada Magister Teknik Sistem
Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
    • Konsentrasi Studi
    • Pengelola & Staf
    • Dosen Pengajar
    • Hubungi Kami
  • Admisi
    • Informasi Seputar MeTSi
    • Jadwal Pendaftaran
    • Tata Cara Pendaftaran
    • Video Tutorial Pendaftaran
    • Leaflet & Flyer MeTSi
    • Contoh Soal TPA/TOEFL
  • Akademik
    • Magister berbasis Kuliah
      • Peta Kurikulum
      • Pra Kuliah
      • Mata Kuliah Semester I
      • Mata Kuliah Semester II
      • Mata Kuliah Semester III
      • Tesis Semester IV
      • SAP
    • Magister berbasis Penelitian
      • Alur Kurikulum
      • Mata Kuliah
    • Tema Penelitian Mahasiswa
  • Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Bidang Kerja Alumni
    • Daftar Alumni
    • Peta Sebaran Alumni
    • Layanan Legalisasi
  • Galery MeTSi
  • Tracer Study
    • Formulir
      • Tracer Study Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Tracer Pengguna Alumni
    • Laporan
      • Laporan Survey Kepuasan Mahasiswa MeTSi
      • Laporan Tracer Lulusan MeTSi
      • Laporan Tracer Pengguna Lulusan MeTSi
  • Beranda
  • Berita
  • Ahmad Agus Setiawan Kembangkan Agrivoltaic Smart-Farming bersama UiTM Malaysia untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Desa

Ahmad Agus Setiawan Kembangkan Agrivoltaic Smart-Farming bersama UiTM Malaysia untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Desa

  • Berita
  • 22 May 2026, 10.42
  • Oleh: Humas
  • 0

Transformasi sistem energi global mendorong pengembangan teknologi yang mampu mengintegrasikan ketahanan energi, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat secara simultan. Dalam konteks tersebut, pendekatan agrivoltaic berkembang sebagai model inovatif yang mengombinasikan pembangkitan listrik tenaga surya dengan aktivitas pertanian dalam satu sistem terpadu. Pendekatan ini dinilai relevan untuk mendukung transisi energi sekaligus meningkatkan produktivitas lahan dan efisiensi pemanfaatan sumber daya di tingkat lokal. Dalam kerangka pengembangan teknologi berbasis sistem tersebut, dosen Magister Teknik Sistem (MeTSi) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Ahmad Agus Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D., memimpin kolaborasi internasional dalam pengembangan teknologi Agrivoltaic Smart-Farming di Kalurahan Pandowoharjo, Sleman. Program ini merupakan bagian dari skema Equity Community Development Berbasis Riset Aplikatif dan Pemberdayaan Masyarakat dengan Kolaborator Internasional Tahun Anggaran 2026, yang didanai Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM.

Kolaborasi ini melibatkan Solar Research Institute (SRI) Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, serta tim multidisiplin dari UGM. Dalam pelaksanaannya, Ahmad Agus Setiawan bersama tim melaksanakan rangkaian kunjungan strategis ke Malaysia pada 5–9 Mei 2026 untuk memperkuat transfer pengetahuan dan pengembangan sistem agrivoltaic berbasis energi surya. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan desain sistem, manajemen energi surya, dan integrasi teknologi pertanian cerdas dalam lingkungan tropis. Ahmad Agus Setiawan menjelaskan bahwa pengembangan sistem agrivoltaic memerlukan pendekatan terintegrasi yang mempertimbangkan aspek energi, lingkungan, dan operasional pertanian secara bersamaan. Dalam kunjungan tersebut, tim UGM melakukan diskusi intensif dengan berbagai pusat riset unggulan di UiTM, termasuk Solar Research Institute (SRI) dan Institute for Biodiversity and Sustainable Development (IBSD), untuk memastikan sistem yang dikembangkan di Pandowoharjo memenuhi standar teknis dan operasional internasional.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas teknologi, tim juga melakukan kunjungan ke UiTM Large Solar Scale (LSS) Park 1 di Gambang, Pahang, guna mempelajari tata kelola sistem pembangkit surya skala besar. Selain itu, kunjungan ke Universiti Putra Malaysia (UPM) memberikan perspektif baru terkait integrasi panel surya dengan sektor peternakan dan pertanian pangan. Pengalaman ini menjadi dasar penting dalam pengembangan model agrivoltaic yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat desa. Dalam implementasinya di Pandowoharjo, sistem yang dikembangkan mengusung konsep Smart-Agrivoltaic berbasis teknologi digital dan energi terbarukan. Sistem PLTS Hybrid berkapasitas 2,6 kWp akan digunakan untuk mendukung kebutuhan irigasi cerdas dan mesin hilirisasi desa. Pengembangan prototipe dilakukan di Laboratorium Energi Terbarukan Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM dengan melibatkan perwakilan warga desa untuk memperkuat transfer pengetahuan dan kapasitas operasional masyarakat.

Sistem ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur berbasis teknologi cerdas, seperti sensor RiTx untuk pemantauan kondisi tanah dan cuaca secara real-time, kamera pengawas berbasis internet, serta pelatihan deteksi anomali menggunakan artificial intelligence. Integrasi teknologi ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, keberlanjutan sistem, dan efektivitas pemeliharaan pada tingkat desa. Selain aspek teknologi, program ini juga menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian utama dalam pengembangan sistem energi desa. Kelompok Wanita Tani (KWT) Wastajap Bersinar dilibatkan sebagai penggerak ekonomi lokal dalam implementasi program. Koordinasi juga dilakukan bersama Pemerintah Kalurahan, BUMKal Amarta, Babinsa, Babinkamtibmas, dan Badan Permusyawaratan Kalurahan untuk memastikan keberlanjutan operasional sistem pasca instalasi.

Sebagai tindak lanjut dari kolaborasi ini, UGM dan UiTM tengah mempersiapkan penyusunan nota kesepahaman yang mencakup kerja sama riset, pengabdian internasional, dan pertukaran mahasiswa dalam kerangka Tridharma Perguruan Tinggi. Delegasi UiTM juga direncanakan melakukan kunjungan balasan ke Yogyakarta pada Juni 2026 dalam agenda One Day Workshop on Solar Energy Systems and Agrivoltaic Smart-Farming sekaligus monitoring pengembangan demplot agrivoltaic di Pandowoharjo. Melalui kolaborasi ini, MeTSi FT UGM memperkuat peran dalam pengembangan sistem energi terbarukan berbasis pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan teknologi, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat. Pendekatan ini mendukung pengembangan desa mandiri hijau yang adaptif terhadap tantangan transisi energi dan keberlanjutan lingkungan.

ditulis oleh Arham

Tags: Agrivoltaic Smart-Farming Magister Teknik Sistem FT UGM SDG 2: Tanpa Kelaparan SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita

  • Mahasiswa MeTSi FT UGM Raih Juara 1 Poster Competition pada Konferensi Internasional IEOM 2026 melalui Riset Transisi Energi Indonesia
  • Siswanto, Mahasiswa MeTSi FT UGM yang Kembangkan Model Dinamis Triple Helix untuk Perkuat Kemandirian Teknologi Katalis Nasional
  • Sivitas MeTSi FT UGM Semarakkan Bulaksumur Run 2026, Wujudkan Budaya Kampus yang Sehat dan Kolaboratif
  • Andita Dewi Rinaldi Kembangkan Platform Digital untuk Rekomendasi PLTMH dan Crowdfunding Energi Terbarukan Berbasis Komunitas
  • PosCast MeTSi: Kuliah, Penelitian, dan Keluarga Mengantarkan Tika Jadi Wisudawan Terbaik Fakultas Teknik UGM
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Teknik Sistem [MeTSi]
Fakultas Teknik – Universitas Gadjah Mada
Jl. Teknika Utara No. 3 Barek, Yogyakarta 55281

Telp. : (0274) 550404, 6491852
Fax. : (0274) 550405

MeTSi Official Whatsapp: +62 821-6453-8871 (WA)
Kontak Admisi : +62 811-2550-405 (Call HP/WA)
Email : metsi.ft@ugm.ac.id

© 2017 MeTSi FT-UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY