Keluarga Alumni Magister Tenik Sistem– FT UGM (KATSIGAMA) bekerjasama dengan Program Studi Magister Teknik Sistem menggelar sarasehan yang dihadiri oleh alumni MeTSi semua angkatan (2003 – 2024) pada Sabtu (28/06). Acara yang diselenggarakan di Kampus MeTSi, Jl. Teknika Utara No. 3 Barek Yogyakarta, diadakan secara hybrid melalui Zoom Meeting untuk mengakomodir alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Sarasehan MeTSi 2025 mengusung tema “Membangun Sinergitas Lintas Angkatan untuk Kolaborasi Riset, Inovasi, dan Teknologi Berdampak pada Masyarakat” bertujuan merawat tali silaturrahim yang telah terjalin sekaligus mengulas kilas balik kontribusi positif alumni MeTSi di bidang masing-masing.
Ketua Program Studi MeTSi, Prof. Dr.Eng. Ir. Arief Budiman, M.S., IPU. dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena dapat berjumpa dengan alumni lintas generasi yang melewati masa transisi Magister Sistem Teknik (MST) menjadi Magister Teknik Sistem (MTS) hingga sekarang menjadi MeTSi FT UGM. Kehadiran alumni di acara sarasehan ini tentunya membawa kabar baik bahwa persebaran alumni MeTSi telah membawa perubahan positif terhadap berkembangnya ilmu pengetahuan melalui inovasi teknologi dan kolaborasi riset yang telah diimplementasikan di berbagai tingkat pendidikan dan lapisan masyarakat. Acara dilanjutkan dengan menyerahkan tongkat estafet kepengurusan Keluarga Alumni Magister Teknik Sistem (KATSIGAMA) yang dilakukan oleh Sudarto, S.Pd., M.Eng. selaku ketua Katsigama periode 2016 – 2025 kepada ketua pengurus Katsigama 2025 – 2028, Dr. Masrur Alatas, S.T., M.Eng. “Semoga periode kepengurusan ini menjadi awal kerjasama yang baik dengan program-program sistemik yang dapat diterapkan di penjuru negeri”, tutur ketua Katsigama 2025 – 2028 dalam sambutannya.
Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. berbagi kisah inspiratif tentang kekuatan mimpi menjadikan beliau berhasil menggapai cita-cita yang sudah didambakan sejak bangku sekolah, yaitu menjadi Guru Besar di bidang Sumberdaya Air dan Lingkungan. Semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi menjadi bahan bakar utama yang mendorong beliau untuk maju. Sekecil apapun kesalahan perlu dibahas dan dievaluasi bersama sehingga dapat secara terus menerus diperbaiki, begitu juga sebaliknya, sekecil apapun prestasi perlu diapresiasi karena hal tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus berproses menjadi lebih baik. Bidang keilmuan yang telah dipelajari di MeTSi dapat dijadikan sebagai pondasi membangun teaching factory dengan menggabungkan tiga aspek pendekatan sistemik, yaitu holistik, sintetik, dan organismik. Penerapan pola pikir sistemik dapat memberikan dampak positif yang bisa diimplementasikan di hampir semua tempat karena sifatnya yang saling mengintegrasikan satu sama lain. “Jangan pernah lelah berlomba-lomba dalam satu hal, yaitu kebaikan”, tutup Prof. Agus.
Slogan “Guyub Rukun, Sinergi Tanpa Batas” sangat mewakili acara sarasehan MeTSi 2025. 17 perwakilan alumni berbagi pengalaman, pencapaian, hingga cerita nostalgia saat mereka berproses di MeTSi. Sharing alumni lintas generasi tersebut dibagi menjadi 4 sesi,
Sesi I:
- Ahmad Darmawi, M.Eng.
- Irwan Arditiajaya, M.Eng.
- Agus Aktawan, M.Eng.
- Andika Wisnujati, S.T., M.Eng., Ph.D.
- Taufiq Damarjati, S.ST., M.T.
Moderator: Apri Tri Nugroho, S.T., M.Eng.
Sesi II:
- Hafasatya Maharani Putri, S.T., M.Eng.
- Uce Romuty, S.T., M.Eng.
- Syamsul Ma’arif, S.T., M.Eng.
- Dr. Drs. Ir. Achmad Tarmizi, S.E., S.H., S.T., M.T., M.Si., M.H., M.Pd., Ph.D.
- Umar Sigit, S.T., M.Eng., IPM.
Moderator: Diah Pratiwi, S.T., M.Eng.
Sesi III:
- Firda Herlina, S.T., M.Eng.
- Ir. Bambang Sulistyo, S.Pd., M.Eng.
- Sigit Cahyono, S.T., M.Eng.
- Purwanta, S.T., CSE., IPM., M.Eng.
Moderator: Anggi Rahmawati, S.Si.
Sesi IV:
- David F Silalahi, S.T., M.Eng., Ph.D.
- Ir, Gunawan Sutejo, S.T., M,Eng., IPM.
- Ir. Muhibuddin, M.Eng., IPM., ASEAN Eng.
Moderator: Ir. Denis Ginting, M.Eng.
Sesi sharing alumni berjalan dengan hangat dan melahirkan berbagai ide kreatif, kolaborasi, peluang riset, hingga inovasi teknologi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing. Salah satu alumni MeTSi Angkatan 2006 – 2008 (dh. MST), Wutmaili Romuty, S.Pd., S.T., M.Eng., yang akrab disebut Uce membagikan pengalaman beliau terlibat aktif dalam komunitas sekaligus aktivis lingkungan dengan menerapkan pola pikir sistemik. Uce yang merupakan guru SMK Negeri 3 Ambon sejak 1988 telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inovatif, dan berwawasan lingkungan. Salah satu aplikasi prinsip systemic thinking yang menjadi bekal Uce adalah konsep sampah bukan merupakan penghalang dan masalah, namun dapat menjadi input untuk sistem baru. Integrasi ilmu untuk kemaslahatan bersama dengan menerapkan teknologi tepat guna dan menawarkan solusi berkelanjutan telah mengantarkan Uce meraih berbagai penghargaan tingkat nasional maupun internasional.
Sarasehan ditutup dengan sesi ramah – tamah menghadirkan momen bahagia yang terasa hangat di setiap sudut ruangan MeTSi. Berkumpulnya kembali alumni di kampus membawa suasana penuh kenangan dengan masing-masing cerita kerinduan selama mengemban ilmu di MeTSi. Semoga acara Sarasehan dan Temu Alumni Lintas Generasi ini dapat menjadi wadah kolaborasi sekaligus pengingat Katsigama untuk terus berinovasi dan menciptakan legasi positif sebagai bentuk pengabdian pada negeri.
Ditulis oleh Khusnul Mariatunnikmah dan Humas MeTSi – FT UGM


