Analisis Kelayakan Pemanfaatan Air Limbah PLTD X untuk Penyiraman Ruang Terbuka Hijau
Mahasiswa Peneliti:
Benny Setyawan
Dosen Pembimbing:
Dr. Joko Wintoko, ST, M.Sc.
Ir. Ayodya Pradhipta Tenggara, ST, M.Sc., Ph.D
Meningkatnya permintaan listrik di Indonesia akibat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan mendorong PT PLN Nusantara Power untuk memperluas pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), khususnya di wilayah tertinggal. PLTD X yang berlokasi di Kalimantan Barat beroperasi selama 24 jam dengan kapasitas terpasang sebesar 8,24 MW dan menghasilkan tiga jenis air limbah: limbah domestik, limbah dari instalasi pengolahan air (WTP), serta limbah oily water dari pencucian peralatan. Lokasinya yang berada di area perkotaan dan tidak memiliki badan air alami terdekat menyebabkan tantangan dalam pembuangan air limbah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pemanfaatan air limbah terolah sebagai alternatif sumber air untuk penyiraman Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penelitian ini melibatkan evaluasi terhadap infrastruktur IPAL eksisting, yang dianalisis kesesuaiannya terhadap kriteria desain bangunan pengolahan air limbah. Selanjutnya, dilakukan evaluasi efisiensi dari masing-masing IPAL terhadap kemampuan menghasilkan kualitas air sesuai baku mutu untuk keperluan penyiraman. Penelitian ini juga mengevaluasi kebutuhan luas lahan RTH yang diperlukan sebagai area pemanfaatan, serta melakukan perhitungan biaya pemeliharaan IPAL selama lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPAL eksisting telah memenuhi rentang standar berdasarkan kriteria desain bangunan pengolahan air limbah. Efisiensi pengolahan limbah menunjukkan bahwa kualitas air terolah telah sesuai dengan baku mutu untuk penyiraman.
Kata Kunci : PLTD, WTP, Oily Water, RTH, IPAL