Studi Kelayakan Strategis untuk Penggantian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dengan Sistem Energi Surya di Kalimantan: Teknis, Finansial dan Kebijakan (Studi Kasus: Long Bagun, Kalimantan Timur)
Mahasiswa Peneliti:
Amalina Nur Shabrina
Dosen Pembimbing:
Dr. Ir. Rachmawan Budiarto, S.T., M.T., IPU.
Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU.
Kelayakan teknis, financial, dan kebijakan dalam upaya penggantian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Long Bagun, wilayah non interkoneksi di Kalimantan Timur yang masih bergantung pada pasokan listrik berbahan bakar fosil, dievaluasi untuk menentukan kapasitas optimal PLTS beserta sistem penyimpanan energi (baterai) serta konfigurasi sistem yang paling sesuai, yaitu hybrid, off grid, maupun hybrid dengan baterai. Secara teknis, hasil simulasi menggunakan perangkat lunak PVsyst dan Helioscope menunjukkan bahwa PLTS di Long Bagun mampu mencapai nilai performance ratio sebesar 84%, yang memenuhi standar efisiensi internasional (≥80%). Hal ini menunjukkan bahwa sistem PLTS dapat beroperasi secara optimal dengan tingkat kerugian energi yang rendah. Berdasarkan analisis profil beban dan potensi radiasi surya, konfigurasi kapasitas optimal ditentukan melalui proporsi komposisi pembangkit sebesar 63% PLTS + baterai dan 37% PLTD, di mana sistem hybrid dengan baterai terbukti memberikan stabilitas pasokan terbaik serta meningkatkan keandalan sistem secara keseluruhan.