Analisis Tekno Ekonomi Pembangunan BBJP Plant Legok Nangka dalam Mendukung Waste to Energy
Mahasiswa Peneliti:
Tri Laksono Widagdo
Dosen Pembimbing:
Prof. Ir. Muslikhin Hidayat, S.T.,M.T., Ph.D., IPU.
Dr.Ing. Ir. Kusnanto
Pengelolaan sampah yang berkelanjutan merupakan tantangan strategis bagi wilayah perkotaan, terutama dalam upaya mengurangi beban landfill dan mendukung transisi menuju energi bersih. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sampah yang akan dikelola dan menganalisis kelayakan teknis dan kelayakan ekonomi pembangunan fasilitas BBJP di kawasan TPPAS Legok Nangka, Jawa Barat.
Berdasarkan proyeksi, timbulan sampah dari enam wilayah administratif yang akan dilayani mencapai 3.959,09 ton per hari pada tahun pertama operasional, dengan komposisi dominan berupa sisa makanan (40%). Berdasarkan analisis didapatkan nilai kalor bersih (LHV) sebesar 6,87 MJ/kg, masih di bawah standar minimum BBJP Kelas 3 menurut SNI 8966:2021 (≥10 MJ/kg). Berdasarkan hasil analisis permintaan pasar, fasilitas pengolahan akan dirancang dengan kapasitas 100 ton/hari dengan penerapan teknologi Mechanical Biological Treatment (MBT), dilengkapi rotary dryer dan sistem SCADA. Hasil analisis menunjukkan dengan asumsi nilai discount rate sebesar 8%, proyek layak secara ekonomi dengan nilai NPV positif sebesar Rp23,203 miliar, IRR 11,89%, BCR 1,39, dan periode pengembalian investasi selama 5 tahun.
Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa BBJP Plant Legok Nangka memiliki potensi signifikan dalam mendukung sistem pengelolaan sampah terintegrasi dan penyediaan energi alternatif rendah emisi di tingkat regional.
Kata kunci: BBJP, TPPAS Legok Nangka, nilai kalor bersih, MBT, kelayakan ekonomi, energi alternatif