Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Magister Teknik Sistem (MeTSi). Tim FT Prove Cabut Pelapis dari Papua Field berhasil meraih penghargaan GOLD pada ajang Regional Innovation Award (RIA) yang diselenggarakan oleh PT Pertamina EP Cepu pada 28–30 Oktober 2025 di Surabaya.
Dalam kompetisi inovasi tingkat regional ini, tim menghadirkan sebuah terobosan kreatif berupa alat pembersih oil dept tape yang dirancang dengan memanfaatkan prinsip jepitan catok rambut serta struktur pelepah pisang sebagai inspirasi mekanisme penjepit.
Sebelumnya, proses pembersihan oil dept tape masih mengandalkan kain majun, yang tidak hanya memerlukan biaya operasional untuk pembelian dan pengolahan, tetapi juga dinilai kurang efisien serta tidak ergonomis bagi pekerja di lapangan. Kehadiran alat inovatif ini memberikan solusi yang lebih hemat biaya, meningkatkan efisiensi pembersihan minyak, sekaligus memperbaiki aspek ergonomi operator.

Tim inovasi terdiri dari enam personel, yakni Sinondang Simon Gultom yang merupakan alumni MeTSi angkatan XVIII muncul sebagai fasilitator bagi anggota timnya. Timnya terdiri atas Arif Toharudhi (Ketua), serta anggota tim Dulmanan, Robby, Musrian, dan Faisal. Peran Sinondang Simon Gultom sebagai fasilitator turut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MeTSi, karena menunjukkan kontribusi nyata alumni dalam mendukung inovasi teknologi di industri energi nasional.
Keberhasilan ini semakin menegaskan kompetensi alumni MeTSi dalam menghasilkan solusi sistemik, kreatif, dan aplikatif yang berdampak langsung pada efisiensi operasional dan keselamatan kerja. Program Magister Teknik Sistem menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para inovator yang telah membawa nama baik institusi di kancah regional.
Ditulis oleh: Arham & Humas MeTSi