• UGM
  • FT-UGM
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Ujian Masuk UGM
  • webmail
Universitas Gadjah Mada Magister Teknik Sistem
Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
    • Konsentrasi Studi
    • Pengelola & Staf
    • Dosen Pengajar
    • Hubungi Kami
  • Admisi
    • Informasi Seputar MeTSi
    • Jadwal Pendaftaran
    • Tata Cara Pendaftaran
    • Video Tutorial Pendaftaran
    • Leaflet & Flyer MeTSi
    • Contoh Soal TPA/TOEFL
  • Akademik
    • Magister berbasis Kuliah
      • Peta Kurikulum
      • Pra Kuliah
      • Mata Kuliah Semester I
      • Mata Kuliah Semester II
      • Mata Kuliah Semester III
      • Tesis Semester IV
      • SAP
    • Magister berbasis Penelitian
      • Alur Kurikulum
      • Mata Kuliah
    • Tema Penelitian Mahasiswa
  • Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Bidang Kerja Alumni
    • Daftar Alumni
    • Peta Sebaran Alumni
    • Layanan Legalisasi
  • Galery MeTSi
  • Tracer Study
    • Formulir
      • Tracer Study Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Tracer Pengguna Alumni
    • Laporan
      • Laporan Survey Kepuasan Mahasiswa MeTSi
      • Laporan Tracer Lulusan MeTSi
      • Laporan Tracer Pengguna Lulusan MeTSi
  • Beranda
  • Tesis Mahasiswa
  • page. 4
Arsip:

Tesis Mahasiswa

Cendya Quaresvita: Analisis Potensi Pemanfaatan Limbah dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya PT PLN (Persero)

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Analisis Potensi Pemanfaatan Limbah dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya PT PLN (Persero)

Mahasiswa Peneliti:
Cendya Quaresvita

Dosen Pembimbing:Prof. Ir. Chandra Wahyu Purnomo, S.T. M.E., M. Eng., D.Eng, IPM
Dr. Ir. Arif Kusumawanto, M.T., IAI, IPU

Permasalahan dalam pengelolaan limbah photovoltaic panel dan baterai pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) semakin relevan dengan semakin meningkatnya target peningkatan PLTS skala utilitas di Indonesia. Limbah dari panel PV dan baterai timbul lebih cepat dari usia teknis akibat kerusakan, degradasi material, maupun faktor alam. Namun, belum terdapat kebijakan khusus maupun sistem operasional yang secara spesifik mengatur pengelolaan limbah pada kondisi end-of-life (EoL). Beberapa PLTS belum memiliki tempat penyimpanan khusus, pencatatan limbah dilakukan secara manual, dan belum ada kebijakan internal terkait prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Hal ini berpotensi menimbulkan penumpukan limbah, peningkatan biaya operasional, dan risiko hukum di masa depan apabila tidak ditangani dengan pendekatan strategis yang tepat. read more

Dandy Prakoso: Optimasi Multi-Objektif Terhadap Biaya Transportasi dan Emisi Karbon Dioksida dari Pasokan Biomassa Limbah Padi di PLTU Paiton

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Optimasi Multi-Objektif terhadap Biaya Transportasi dan Emisi Karbon Dioksida dari Pasokan Biomassa Limbah Padi di PLTU Paiton

Mahasiswa Peneliti:
Dandy Prakoso

Dosen Pembimbing:
Prof. Ir. Arief Budiman, MS., D.Eng., IPU
Dr. Ir. Suhanan, DEA

Provinsi Jawa Timur memiliki potensi biomassa limbah padi rata-rata sekitar 9,6 juta ton per tahun. Penelitian ini melakukan optimasi multi-objektif rantai pasok biomassa limbah padi untuk program co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Batubara (PLTU) Paiton, dengan tujuan meminimalisir biaya transportasi dan emisi karbon dioksida. Pendekatan linear programming diterapkan untuk menentukan skema distribusi biomassa yang optimal, termasuk pemilihan lokasi pre-collecting hub (pusat pengumpulan) yang sesuai. Emisi karbon dioksida dari kegiatan transportasi diperkirakan menggunakan Greenhouse Gas Protocol (GHG Protocol), berdasarkan konsumsi bahan bakar dan faktor emisi. Hasil pengoptimalan menunjukkan bahwa penerapan distribusi skema hub transport secara signifikan mengurangi biaya logistik dan emisi , dibandingkan dengan skema direct transport dari sumber biomassa ke pembangkit listrik. Skema hub transport mengurangi konsumsi BBM tahunan sebesar 411.509 liter, menghasilkan penghematan biaya BBM sebesar Rp2.798.259.588 dan menurunkan emisi sebesar 1.106,96  ton per tahun (31,06%). Temuan ini menyoroti bahwa desain rantai pasokan berbasis skema hub transport dapat meningkatkan efisiensi logistik sekaligus mendukung tujuan pengurangan emisi di sektor energi . read more

Deni Septian: Analisis Emisi Karbon terhadap Material Beton pada Super Structure Green Building di PT PLN (Persero) Gresik dengan Life Cycle Assessment menggunakan SimaPro

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Analisis Emisi Karbon terhadap Material Beton pada Super Structure Green Building di PT PLN (Persero) Gresik dengan Life Cycle Assessment menggunakan SimaPro

Mahasiswa Peneliti:
Deni Septian

Dosen Pembimbing:
Dr. Ir. Arif Kusumawanto, M.T., IPU.
Dr. Eng. Ir. Mohammad Kholid Ridwan, S.T., M.Sc., IPU.

Permasalahan emisi karbon dari sektor konstruksi menjadi perhatian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada penerapan prinsip green building. Beton, sebagai material utama dalam elemen superstruktur bangunan, memiliki kontribusi signifikan terhadap emisi karbon, terutama dari proses produksi semen Portland dan baja tulangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan besaran emisi karbon yang dihasilkan dari tiga jenis beton (beton konvensional, beton geopolimer (fly ash), dan beton slag), yang digunakan pada Green Building PT PLN (Persero) Gresik. Pendekatan yang digunakan adalah Life Cycle Assessment (LCA) berbasis cradle to gate dengan metode CML-IA baseline menggunakan perangkat lunak SimaPro. read more

Fakhrul Hidayat: Analisa Dampak Lingkungan Pada Air Insulated Switchgear dan Gas Insulated Switchgear Dengan Pendekatan Life Cycle Assessment

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Analisa Dampak Lingkungan pada Air Insulated Switchgear dan Gas Insulated Switchgear dengan Pendekatan Life Cycle Assessment

Mahasiswa Peneliti:
Fakhrul Hidayat

Dosen Pembimbing:
Ir. Agus Prasetya, M.Eng.Sc., Ph.D.
Dr. rer. nat. Rio Aryapratama, S.T., M.Eng., MSc.

Sebagai negara berkembang yang mulai menerapkan Nationally Determined Contributions (NDCs), pertumbuhan kelistrikan di Indonesia sangatlah cepat. Keterbatasan lahan di Indonesia – terkhususnya di pulau jawa – menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi kebutuhan ini. Gas Insulated Switchgear (GIS) menjadi salah satu opsi dalam menjawab tantangan tersebut, karena membantu pengurangan lahan yang cukup signifikan dibanding Air Insulated Switchgear (AIS). Namun, GIS menggunakan Gas Sulfur Heksaflourida (SF6) sebagai media isolasi yang memiliki nilai Nilai Global Warming Potential (GWP) yang cukup tinggi (setara 22.800 kg CO2-eq). read more

Fauzi Ahmad Dimyati: Analisis Risiko Pemakaian Gas Sulfur Heksafluorida (SF6) di Gardu Induk Terhadap Peningkatan Emisi Gas Rumah Kaca

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Analisis Risiko Pemakaian Gas Sulfur Heksafluorida (SF6) di Gardu Induk Terhadap Peningkatan Emisi Gas Rumah Kaca

 Mahasiswa Peneliti:
Fauzi Ahmad Dimyati

Dosen Pembimbing:
Ir. Joko Waluyo, M.T., Ph.D., IPM, ASEAN Eng. APEC Eng.
Dr. Ing. Ir. Teguh Ariyanto, S.T., M.Eng., IPM.

 Gas Sulfur Heksafluorida (SF₆) merupakan media isolasi dan pemadam busur listrik yang banyak digunakan pada peralatan tegangan tinggi di Gardu Induk, khususnya tipe Gas Insulated Switchgear (GIS) dan Air Insulated Switchgear (AIS) 500 kV. Meskipun unggul dari sisi teknis, SF₆ termasuk gas rumah kaca dengan potensi pemanasan global (GWP) sangat tinggi, yakni 24.300 kali dibandingkan CO₂, serta masa hidup di atmosfer yang sangat panjang, lebih dari 3.000 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko emisi gas rumah kaca akibat pemakaian SF₆ di Gardu Induk dengan pendekatan kuantitatif berbasis simulasi Monte Carlo. Lokasi studi dilakukan di 18 Gardu Induk milik PT PLN (Persero) Transmisi Jawa Bagian Tengah, yang terdiri dari 14 AIS dan 4 GIS. Data diperoleh dari histori pengisian ulang (top-up) dan penggantian gas SF₆ selama masa operasional. Risiko dianalisis berdasarkan probabilitas kebocoran dan besarnya dampak emisi setara CO₂. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi SF₆ meskipun volumenya relatif kecil, berdampak signifikan terhadap total emisi gas rumah kaca akibat nilai GWP yang tinggi. Simulasi Monte Carlo memberikan gambaran probabilistik atas berbagai skenario kebocoran, serta memungkinkan penyusunan peta risiko yang menggambarkan tingkat kemungkinan dan dampak secara komprehensif. Dari hasil simulasi diperoleh best case scenario terdapat 300 kali risiko kebcocoran SF6 dan worst case scenario terdapat 360 kali potensi risiko kebcocoran SF6 serta best case scenario masih ada dampak emisi CO2ek sebesar 155.133,66 ton dan worst case scenario sebesar 199.101,08 ton dampak emisi CO2ek sampai dengan tahun 2028. Analisis sensitivitas juga mengidentifikasi variabel-variabel paling berpengaruh terhadap peningkatan emisi yaitu frekuensi dan massa pengisian gas SF₆ pada peralatan di AIS/GIS. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap upaya pengelolaan risiko lingkungan di sektor ketenagalistrikan, khususnya dalam mendukung target Rencana Jangka Panjang (RJP) PLN 2028, Nationally Determined Contribution (NDC) 2030 dan Net Zero Emission 2060. Rekomendasi meliputi peningkatan sistem pemantauan kebocoran, optimalisasi pengelolaan gas SF₆, serta eksplorasi alternatif gas isolasi yang lebih ramah lingkungan. read more

Hari Setiawan: Analisis Tekno-Ekonomi Serta Pengurangan Emisi CO2 Pembangunan Sistem PLTS – BESS Di Pulau Karakelang, Kabupaten Kepulauan Talaud

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Analisis Tekno-Ekonomi Serta Pengurangan Emisi CO2 Pembangunan Sistem PLTS – BESS Di Pulau Karakelang, Kabupaten Kepulauan Talaud

Mahasiswa Peneliti:
Hari Setiawan

Dosen Pembimbing:
Ir. Ahmad Tawfiequrrahman Yuliansyah, S.T., M.T., D.Eng. IPM
Ir. Roni Irnawan, S.T., M.Sc., Ph.D., SMIEEE

Target “Net Zero Emission” tahun 2060 telah menjadi isu prioritas nasional yang mendorong PLN dan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan bauran energi terbarukan, sesuai Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2014, yang menargetkan 23% energi terbarukan pada 2025 dan 31% pada 2050. Sebagai daerah kepulauan terpencil yang masih sangat bergantung pada PLTD, Kabupaten Kepulauan Talaud—khususnya Pulau Karakelang— menghadapi tantangan dalam penyediaan energi yang andal dan berkelanjutan. Dengan kebutuhan daya 4,8 MW dan lebih dari 10.000 pelanggan, serta potensi surya yang tinggi mencapai 4.113 kWh/kWp, Pulau Karakelang memiliki prospek kuat untuk pengembangan PLTS. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada analisis tekno-ekonomi dan dampak lingkungan dari sistem PLTS-BESS di Pulau Karakelang sebagai solusi transisi energi menuju emisi nol bersih. read more

Liza Amanata: Analisis Penilaian Daur Hidup Kabel Tanah 150 kV

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Analisis Penilaian Daur Hidup Kabel Tanah 150 kV

Mahasiswa Peneliti:
Liza Amanata

Dosen Pembimbing:
Dr. Ir. Suhanan, DEA
Dr. Akmal Irfan Majid, S.T., M.Eng

Dalam rangka mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca nasional sebesar 29 % pada tahun 2030 dan transisi menuju net-zero emission, pemilihan kabel dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkelanjutan di Indonesia khususnya pada rencana pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV menjadi salah satu upaya dengan memprioritaskan teknologi pembangkitan dan jaringan yang ramah lingkungan  untuk mendukung target tersebut. Serta dalam rangka memasok kebutuhan konsumen pada daerah industrial dengan kapasitas 1 968 MVA pada tahun 2026. Dilakukan penelitian penilaian daur hidup (Life Cycle Assessment) kabel tanah 150 kV dengan contoh kasus pada rencana penambahan daya pada Kawasan Industrial di  Karawang. Analisis dilakukan secara komprehensif dengan menilai, melalui metodologi Life Cycle Assessment (ISO 14040) berbasis perangkat lunak OpenLCA dan database Ecoinvent dampak lingkungan tiga alternatif dari tiga jenis kabel, yaitu kabel konduktor tembaga dengan lead sheath (Cu LS), kabel tembaga dengan corrugated aluminium sheath (Cu CAS), serta kabel aluminium dengan corrugated aluminium sheath (Al CAS) dengan system boundaries cradle-to-grave. Functional unit yang digunakan adalah setiap 1 kWh listrik per kilometer sirkuit selama 40 tahun. Penelitian mencakup seluruh tahapan siklus hidup mulai dari produksi bahan baku, manufaktur, transportasi, konstruksi, operasional, hingga end-of-life dengan skema (buried cable). Hasilnya menunjukkan fase operasi mendominasi 70-96 % jejak lingkungan semua kategori, terutama karena losses. kabel Cu-LS menghasilkan dampak terendah pada katagori dampak climate change (5,57 kg CO₂-Eq, diikuti Cu-CAS, sedangkan Al-CAS tertinggi akibat intensitas material dan resistansi lebih besar. Fase manufaktur signifikan untuk human toxicity dan metal depletion, sedangkan transportasi menambah 20-25 % fossil depletion. Sehingga penggunaan kabel tembaga dengan lead sheath sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk jaringan transmisi di kawasan industri, serta perlunya optimalisasi proses produksi dan pengelolaan limbah untuk menurunkan jejak ekologis secara keseluruhan. Penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan pemilihan kabel dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkelanjutan di Indonesia. read more

Radiksa Ivan Sitranata: Evaluasi Pemilihan Lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) dengan Metode Fuzzy AHP-TOPSIS: Studi Kasus PLTM Seram (Kuota) Tersebar

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Evaluasi Pemilihan Lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) dengan Metode Fuzzy AHP-TOPSIS: Studi Kasus PLTM Seram (Kuota) Tersebar

Mahasiswa Peneliti:
Radiksa Ivan Sitranata

Dosen Pembimbing:
Ir. Wangi Pandan Sari, S.T., M.Sc., Ph.D
Muhammad Sulaiman, S.T., M.T., D.Eng.

Pengembangan pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) menjadi solusi strategis dalam transisi energi Indonesia, khususnya untuk daerah terpencil yang belum terjangkau listrik, namun memiliki tantangan utama yang terletak pada pemilihan lokasi optimal yang melibatkan berbagai kriteria teknis, lingkungan, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dengan membandingkan metode SAW dengan kombinasi Fuzzy AHP (FAHP) dan TOPSIS. Metode FAHP-TOPSIS dipilih karena mampu menangani ketidakpastian dan menghasilkan peringkat alternatif berdasarkan kedekatan terhadap solusi ideal. Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi dengan karakteristik hidrologi dan ekonomi yang unggul memperoleh peringkat tertinggi, dengan hasil yang konsisten antara metode FAHP-TOPSIS dan SAW. Selain itu, analisis sensitivitas menunjukkan bahwa FAHP-TOPSIS lebih stabil terhadap perubahan bobot kriteria dibandingkan SAW. Kesimpulannya, metode FAHP-TOPSIS efektif untuk mendukung pemilihan lokasi PLTM secara komprehensif dan adaptif, serta relevan dalam mendukung target energi terbarukan nasional. read more

Sasiji Prabu Ningrat: Pemetaan Kerentanan Gerakan Tanah di Area PLTA Besai Menggunakan Analytical Hierarchy Process dan Sistem Informasi Geografis

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Pemetaan Kerentanan Gerakan Tanah di Area PLTA Besai Menggunakan Analytical Hierarchy Process dan Sistem Informasi Geografis

 Mahasiswa Peneliti:
Sasiji Prabu Ningrat

Dosen Pembimbing:
Prof. Dr.Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM.
Ir. Joko Waluyo, M.T., Ph.D., IPM, ASEAN Eng., APEC Eng.

Longsor merupakan salah satu bahaya alam yang signifikan di wilayah pegunungan, terutama pada daerah dengan topografi curam, curah hujan tinggi, dan penggunaan lahan yang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan kerentanan gerakan tanah di area Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Besai dengan mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Tujuh faktor utama yang dianalisis dan diberi bobot menggunakan AHP berdasarkan penilaian ahli dan perbandingan berpasangan meliputi kemiringan lereng, arah lereng, tutupan lahan, jarak terhadap jalan, jarak terhadap sungai, jarak terhadap kelurusan geologi, dan indeks kelembapan (Topographic Wetness Index). Konsistensi matriks perbandingan divalidasi menggunakan Consistency Ratio (CR), dimana seluruh nilainya berada di bawah ambang batas yang dapat diterima (CR < 0,1). Peta kerentanan diklasifikasikan ke dalam lima kategori yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kemiringan lereng (32,7%), jarak terhadap jalan (28,5%), dan jarak terhadap sungai (15,4%) merupakan faktor paling berpengaruh terhadap risiko gerakan tanah di wilayah studi. Peta akhir mengungkapkan bahwa 6,58% wilayah termasuk dalam kategori risiko sangat tinggi, dan 18,81% termasuk dalam kategori risiko tinggi. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi AHP dan SIG dalam mendukung perencanaan spasial yang efektif dan strategi pengurangan risiko bencana di daerah yang rawan longsor. read more

Tri Laksono Widagdo: Analisis Tekno Ekonomi Pembangunan BBJP Plant Legok Nangka dalam Mendukung Waste to Energy

Tesis Mahasiswa Wednesday, 22 October 2025

Analisis Tekno Ekonomi Pembangunan BBJP Plant Legok Nangka dalam Mendukung Waste to Energy

 Mahasiswa Peneliti:
Tri Laksono Widagdo

 Dosen Pembimbing:
Prof. Ir. Muslikhin Hidayat, S.T.,M.T., Ph.D., IPU.
Dr.Ing. Ir. Kusnanto

Pengelolaan sampah yang berkelanjutan merupakan tantangan strategis bagi wilayah perkotaan, terutama dalam upaya mengurangi beban landfill dan mendukung transisi menuju energi bersih. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sampah yang akan dikelola dan menganalisis kelayakan teknis dan kelayakan ekonomi pembangunan fasilitas BBJP di kawasan TPPAS Legok Nangka, Jawa Barat. read more

123456…22

Berita

  • Lutfiari Erlianto Optimalkan Desain PLTS IKN Melalui Simulasi PVSyst untuk Meningkatkan Kinerja Pembangkit
  • Boy Parulian Hutapea Kembangkan Produksi Reject Coal Biochar untuk Mendukung Reklamasi Lahan Pascatambang
  • Wiwit Agung Cahyo Nugroho Publikasikan Strategi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Berbasis Life Cycle Assessment
  • Rekrutmen Terbuka Calon Dosen Tidak Tetap Institut Teknologi Bandung Tahun 2026 (Deadline 4 Agustus 2026)
  • La Ode Masri Ande Kolewora Kembangkan Decision Support System Berbasis Bayesian Network untuk Optimalkan Energi Terbarukan Berbasis Komunitas
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Teknik Sistem [MeTSi]
Fakultas Teknik – Universitas Gadjah Mada
Jl. Teknika Utara No. 3 Barek, Yogyakarta 55281

Telp. : (0274) 550404, 6491852
Fax. : (0274) 550405

MeTSi Official Whatsapp: +62 821-6453-8871 (WA)
Kontak Admisi : +62 811-2550-405 (Call HP/WA)
Email : metsi.ft@ugm.ac.id

© 2017 MeTSi FT-UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY