Juara Agung Ananta Rancang Sistem Manajemen Risiko Terintegrasi untuk Perkuat Green Supply Chain Proyek Konstruksi

Ketahanan rantai pasok menjadi salah satu isu strategis yang mendapat perhatian dunia dalam beberapa tahun terakhir. Disrupsi pascapandemi, ketidakpastian geopolitik, perubahan iklim, serta meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan mendorong berbagai organisasi memperkuat sistem manajemen risiko pada seluruh proses rantai pasok. Di sektor konstruksi, tantangan tersebut semakin kompleks karena setiap tahapan proyek melibatkan banyak pemangku kepentingan, ketergantungan terhadap pemasok, serta penerapan prinsip green supply chain yang menuntut keseimbangan antara kinerja operasional dan keberlanjutan lingkungan. Kebutuhan akan sistem pengelolaan risiko yang terintegrasi menjadi dasar penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Magister Teknik Sistem (MeTSi) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Juara Agung Ananta, dari konsentrasi Teknik Sistem Industri. Dalam seminar hasil tesis yang diselenggarakan pada Selasa (2/6) di Perpustakaan MeTSi Lantai 2, Juara mempresentasikan penelitian berjudul “Perancangan Risk Based Performance Management melalui Green Supply Chain Operation Reference dengan Metode House of Risk dan DEMATEL.” read more