• UGM
  • FT-UGM
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Ujian Masuk UGM
  • webmail
Universitas Gadjah Mada Magister Teknik Sistem
Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
    • Konsentrasi Studi
    • Pengelola & Staf
    • Dosen Pengajar
    • Hubungi Kami
  • Admisi
    • Informasi Seputar MeTSi
    • Jadwal Pendaftaran
    • Tata Cara Pendaftaran
    • Video Tutorial Pendaftaran
    • Leaflet & Flyer MeTSi
    • Contoh Soal TPA/TOEFL
  • Akademik
    • Magister berbasis Kuliah
      • Peta Kurikulum
      • Pra Kuliah
      • Mata Kuliah Semester I
      • Mata Kuliah Semester II
      • Mata Kuliah Semester III
      • Tesis Semester IV
      • SAP
    • Magister berbasis Penelitian
      • Alur Kurikulum
      • Mata Kuliah
    • Tema Penelitian Mahasiswa
  • Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Bidang Kerja Alumni
    • Daftar Alumni
    • Peta Sebaran Alumni
    • Layanan Legalisasi
  • Galery MeTSi
  • Tracer Study
    • Formulir
      • Tracer Study Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Tracer Pengguna Alumni
    • Laporan
      • Laporan Survey Kepuasan Mahasiswa MeTSi
      • Laporan Tracer Lulusan MeTSi
      • Laporan Tracer Pengguna Lulusan MeTSi
  • Beranda
  • Tesis Mahasiswa
  • Ariningtiyas Widya Kartini: Evaluasi Dampak Lingkungan Pada PLTS Terapung Cirata Dengan Pendekatan Life Cycle Assessment (LCA)

Ariningtiyas Widya Kartini: Evaluasi Dampak Lingkungan Pada PLTS Terapung Cirata Dengan Pendekatan Life Cycle Assessment (LCA)

  • Tesis Mahasiswa
  • 22 October 2025, 14.40
  • Oleh: Humas
  • 0

Evaluasi Dampak Lingkungan Pada PLTS Terapung Cirata Dengan Pendekatan Life Cycle Assessment (LCA)

Mahasiswa Peneliti:
Ariningtiyas Widya Kartini

 Dosen Pembimbing:
Dr. Eng. Mohammad Kholid Ridwan, S.T., M.Sc., IPU.
Ir. Ahmad Tawfiequrrahman Yuliansyah, S.T., M.T., D.Eng. IPM.

Perubahan iklim telah menjadi perhatian global yang mendorong negara-negara, termasuk Indonesia, untuk menetapkan target net zero emission (NZE). Dalam mendukung transisi menuju energi bersih, PT PLN (Persero) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata berkapasitas 192 MWp, yang merupakan PLTS terapung terbesar di kawasan Asia Tenggara. Meskipun secara umum dianggap sebagai teknologi ramah lingkungan, implementasi PLTS terapung tetap memiliki potensi dampak lingkungan yang perlu dikaji secara komprehensif melalui pendekatan siklus hidup.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis dampak lingkungan PLTS Terapung Cirata menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) dengan cakupan cradle to grave, (2) membandingkan dua skenario akhir masa pakai (end-of-life), yaitu landfill dan kombinasi landfill–recycle, serta (3) merumuskan strategi mitigasi dampak lingkungan berdasarkan hasil kajian LCA. Penilaian dilakukan menggunakan perangkat lunak openLCA, database ecoinvent 3.1, dan metode LCIA ReCiPe Midpoint (H), dengan unit fungsional sebesar 1 kWh listrik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan produksi panel surya merupakan kontributor utama terhadap total dampak lingkungan, diikuti oleh tahap akhir masa pakai, operasi pembangkit, dan transportasi. Pada kategori climate change, emisi mencapai 0,05076 kg CO₂-eq/kWh pada skenario landfill, dan menurun menjadi 0,04636 kg CO₂-eq/kWh pada skenario landfill & recycle. Dampak human toxicity juga mengalami penurunan dari 0,05438 menjadi 0,03821 kg 1,4-DCB-eq. Analisis sensitivitas terhadap variasi daur ulang kaca (50%, 85%, dan 100%) menunjukkan perubahan yang tidak signifikan, mengindikasikan bahwa kaca bukan kontributor utama terhadap dampak lingkungan sistem. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa produksi panel surya dan pengelolaan akhir masa pakai merupakan titik kritis (hotspot) dampak lingkungan utama. Strategi mitigasi yang direkomendasikan mencakup peningkatan efisiensi material, optimalisasi proses produksi modul surya, serta penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam manajemen akhir masa pakai. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah terhadap pengembangan kajian LCA pada sistem PLTS terapung di Indonesia dengan pendekatan siklus hidup menyeluruh dan evaluasi skenario daur ulang yang komprehensif.

Kata kunci: PLTS Terapung, Life Cycle Assessment, Dampak Lingkungan, End of Life Skenario, Hotspot Analysis

 

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita

  • Di Tengah Tekanan Biaya Energi dan Pajak Karbon, Mahasiswa MeTSi FT UGM Tawarkan Model PLTS Kompetitif untuk Kawasan Industri
  • Mahasiswa Magister Teknik Sistem Fakultas Teknik UGM Raih Medali Perunggu di Ajang International Student Summit 2026
  • Komitmen Mencetak Generasi Unggul Bidang Rekayasa Sistem, MeTSi UGM Laksanakan Webinar Sosialisasi Beasiswa LPDP Jalur Afirmasi
  • Optimasi Algae Fuel Cell Berbasis Biochar, Mahasiswa MeTSi FT UGM Kembangkan Solusi Bioenergi dan Pengolahan Limbah
  • Pengawas Panel Surya: Inovasi Inspeksi PLTS Berbasis Artificial Intelligence Karya Mahasiswa MeTSi
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Teknik Sistem [MeTSi]
Fakultas Teknik – Universitas Gadjah Mada
Jl. Teknika Utara No. 3 Barek, Yogyakarta 55281

Telp. : (0274) 550404, 6491852
Fax. : (0274) 550405

MeTSi Official Whatsapp: +62 821-6453-8871 (WA)
Kontak Admisi : +62 811-2550-405 (Call HP/WA)
Email : metsi.ft@ugm.ac.id

© 2017 MeTSi FT-UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY