• UGM
  • FT-UGM
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Ujian Masuk UGM
  • webmail
Universitas Gadjah Mada Magister Teknik Sistem
Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
    • Konsentrasi Studi
    • Pengelola & Staf
    • Dosen Pengajar
    • Hubungi Kami
  • Admisi
    • Informasi Seputar MeTSi
    • Jadwal Pendaftaran
    • Tata Cara Pendaftaran
    • Video Tutorial Pendaftaran
    • Leaflet & Flyer MeTSi
    • Contoh Soal TPA/TOEFL
  • Akademik
    • Magister berbasis Kuliah
      • Peta Kurikulum
      • Pra Kuliah
      • Mata Kuliah Semester I
      • Mata Kuliah Semester II
      • Mata Kuliah Semester III
      • Tesis Semester IV
      • SAP
    • Magister berbasis Penelitian
      • Alur Kurikulum
      • Mata Kuliah
    • Tema Penelitian Mahasiswa
  • Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Bidang Kerja Alumni
    • Daftar Alumni
    • Peta Sebaran Alumni
    • Layanan Legalisasi
  • Galery MeTSi
  • Tracer Study
    • Formulir
      • Tracer Study Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Tracer Pengguna Alumni
    • Laporan
      • Laporan Survey Kepuasan Mahasiswa MeTSi
      • Laporan Tracer Lulusan MeTSi
      • Laporan Tracer Pengguna Lulusan MeTSi
  • Beranda
  • Berita
  • Ubah Minyak Jelantah jadi Biofuel, Laode Masri Raih Top 15 Presenter pada Poster Presentation and Seminar on The SDGs 2025

Ubah Minyak Jelantah jadi Biofuel, Laode Masri Raih Top 15 Presenter pada Poster Presentation and Seminar on The SDGs 2025

  • Berita
  • 18 November 2025, 15.31
  • Oleh: Humas
  • 0

Laode Masri Ande Kolewora, mahasiswa Magister Teknik Sistem (MeTSi) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, berhasil meraih prestasi membanggakan dengan lolos sebagai Top 15 Presenter dalam ajang Poster Presentation and Seminar on the SDGs 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Divisi Penelitian dan Pengetahuan Kelurahan LPDP UGM dan berlangsung di Perpustakaan Pusat UGM pada hari Selasa, 18 November 2025.

Ajang ini merupakan wadah akademik bergengsi yang mempertemukan peneliti, mahasiswa, dan pegiat SDGs untuk mempresentasikan gagasan serta riset yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. Dari puluhan peserta yang mendaftar, hanya 15 presenter terbaik yang dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan kualitas riset, relevansi terhadap SDGs, dan kejelasan penyajian.

Dalam kesempatan ini, Laode Masri mempresentasikan poster berjudul “Energi Terbarukan dari Minyak Jelantah: Biodiesel Ramah Lingkungan sebagai Solusi Energi Berkelanjutan”. Poster tersebut menyoroti potensi besar minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel di Indonesia, yang hingga kini sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal.

Poster ini memaparkan:

  • Potensi nasional: Indonesia menghasilkan sekitar 2 juta kiloton minyak jelantah per tahun, namun baru 23% yang berhasil dikumpulkan.
  • Manfaat lingkungan: konversi minyak jelantah menjadi biodiesel dapat menurunkan emisi CO₂ hingga 91,7% dibandingkan solar biasa serta mengurangi pencemaran tanah.
  • Efisiensi biaya: produksi biodiesel dari minyak jelantah lebih hemat hingga 35% dibandingkan biodiesel berbahan CPO.
  • Proses konversi: mulai dari pengumpulan minyak, penambahan katalis, transesterifikasi, pencucian, hingga menghasilkan biodiesel murni.

Melalui karyanya, Laode menekankan bahwa pemanfaatan minyak jelantah bukan hanya menyelesaikan persoalan limbah, tetapi juga mendukung pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

“Ide ini saya angkat karena saya ingin mengampanyekan bahwa minyak jelantah bukan hanya limbah, tetapi bisa diolah menjadi biodiesel yang ramah lingkungan. Saya melihat pemanfaatan minyak jelantah dapat membantu mengurangi pencemaran, menekan emisi, dan berkontribusi pada pencapaian SDGs. Harapan saya, semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha yang mau mengumpulkan serta mendaur ulang minyak jelantah sehingga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan energi berkelanjutan di Indonesia” Ujarnya.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi melalui riset inovatif dan solusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

ditulis oleh: Arham & Humas MeTSi

Tags: SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim)

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita

  • Inovasi Sistem Monitoring Program Kampung Iklim Mengatarkan Tim MeTSi FT-UGM Lolos ke Babak Grand Final International Essay Competition ISS 2026 di Malaysia
  • Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru MeTSi Semester Genap T.A. 2025/2026
  • Taufiq Kembangkan Riset Optimalisasi PLTS Lepas Pantai di Kawasan Timur Tengah
  • Energi yang Terlupakan di Bawah Tanah: Membongkar Rasionalitas Pump-as-Turbine Bribin
  • Pendaftaran Ulang Mahasiswa Program Sarjana Terapan, Sarjana, Profesi, dan Pascasarjana Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Teknik Sistem [MeTSi]
Fakultas Teknik – Universitas Gadjah Mada
Jl. Teknika Utara No. 3 Barek, Yogyakarta 55281

Telp. : (0274) 550404, 6491852
Fax. : (0274) 550405

MeTSi Official Whatsapp: +62 821-6453-8871 (WA)
Kontak Admisi : +62 811-2550-405 (Call HP/WA)
Email : metsi.ft@ugm.ac.id

© 2017 MeTSi FT-UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY