Yogyakarta – Program Studi Magister Teknik Sistem (MeTSi), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Webinar Sosialisasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jalur Afirmasi dan sosialisasi terkait MeTSi dengan tema “Menyemai Potensi, Mengabdi untuk Negeri.” Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Februari 2026 secara daring melalui Zoom mulai pukul 09.00 WIB (ruang Zoom dibuka pukul 08.30 WIB).
Webinar ini menjadi ruang informasi dan diskusi bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi magister melalui skema Beasiswa Afirmasi LPDP, sekaligus memahami lebih dalam profil, kurikulum, dan keunggulan akademik MeTSi sebagai program multidisipliner yang berorientasi sistem.
Kegiatan ini diawali dengan pembahasan terkait dengan profil MeTSi yang disampaikan secara langsung oleh Ketua Program Studi MeTSi, Prof. Ir. Bertha Maya Sopha, ST., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. sekaligus membuka acara resmi resmi. Selanjutnya, Prof. Dr.Eng. Ir. Arief Budiman, M.S., IPU, ASEAN Eng. juga turut andil dalam kegiatan ini. Mantan Ketua Program Studi MeTSi tersebut membahas secara lugas terkait dengan Beasiswa LPDP terkhusus pada jalur afirmasi. Sebagaimana diketahui bahwasanya beliau pernah menjadi reviewer/panelis pada proses seleksi calon penerima beasiswa LPDP.

Selain itu, ada penyampaian testimoni dari mahasiswa MeTSi yang menjadi penerima beasiswa LPDP jalur afirmasi yaitu Kak Filmon & Kak Yopni. Keduanya menyampaikan pengalaman selama menjalani proses seleksi. Proses seleksi beasiswa LPDP terdiri atas 3, yaitu seleksi administrasi, tes bakat skolastik, dan substansi (wawancara). Mereka saling bergantian menyampaikan kisah perjuangan mereka meraih beasiswa paling kompetitif di Indonesia ini. Bahkan salah satu di antara mereka harus mencoba peruntungan sebanyak 6 kali untuk bisa lolos.
Melalui kegiatan ini, MeTSi makin memantapkan konsistensinya dalam upaya mencetak generasi yang unggul dengan dukungan beasiswa LPDP. Apalagi skema tahun ini yang memprioritaskan bidang STEM sebagai bidang dengan penerima beasiswa terbanyak. Terkhusus pada bidang energi yang di mana merupakan salah satu konsentrasi riset di MeTSi. Sehingga, dapat menjadi sebuah peluang besar kepada seluruh generasi emas untuk melanjutkan langkah perjuangan bidang rekayasa sistem seperti energi baru dan terbarukan.
ditulis oleh Arham