Evaluasi Debit Andalan dan Environmental Flow untuk Operasional Awal PLTA Peusangan
Mahasiswa Peneliti:
Alefya Abrar
Dosen Pembimbing:
Ir. Ayodya Pradhipta Tenggara, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM.
Johan Syafri Mahathir Ahmad, S.T., M.Eng., Ph.D.,
Provinsi Aceh memiliki potensi energi air yang signifikan, salah satunya melalui pembangunan PLTA Peusangan dengan kapasitas 88 MW yang direncanakan beroperasi pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesiapan operasi awal pembangkit dengan fokus pada analisis debit andalan dan penentuan environmental flow (e-flow) sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan operasional pembangkit dan keberlanjutan ekosistem sungai. Analisis menggunakan data debit historis dan hasil simulasi HEC-HMS dengan validasi menggunakan root mean square error (RMSE) dan bias. Penentuan acuan e-flow dilakukan dengan membandingkan empat pendekatan, yaitu metode Tennant, flow duration curve (FDC) Q95, Smakhtin, dan Tessmann, untuk mendapatkan acuan nilai e-flow yang adaptif dan konservatif sesuai kondisi sungai dan rencana operasi pembangkit. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai e-flow konservatif berada pada kisaran 6–7 m³/s, dengan nilai minimum 6,28 m³/s, yang mendekati batas debit operasional PLTA sebesar 11,5 m³/s. Temuan ini menegaskan bahwa strategi operasi parsial dan pengaturan pelepasan air melalui bendungan diperlukan pada musim kering untuk memastikan pasokan energi tetap optimal sambil menjaga aliran ekologis Sungai Peusangan.
Kata kunci: PLTA Peusangan, debit andalan, environmental flow, flow duration curve