Guna memperkuat peran generasi muda dalam membentuk kebijakan energi nasional, Dewan Energi Mahasiswa UGM kembali menyelenggarakan National Energy Festival (NEF) yang bertajuk Youth Energy Congress 5.0 dengan tema Shaping Policies, Bridging Sectors. Ajang ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa, akademisi, pemerintah, dan sektor industri untuk berdiskusi mengenai arah kebijakan energi berkelanjutan di Indonesia.
Pada perhelatan yang digelar Sabtu, 22 November 2025, pukul 12.00–16.00 WIB di Gadjah Mada University Club (Hall UC Hotel), Ahmad Agus Setiawan, ST., M.Sc., Ph.D. hadir sebagai salah satu narasumber. Beliau merupakan dosen di Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika dan Magister Teknik Sistem (MeTSi) FT-UGM.
Ahmad Agus Setiawan, ST., M.Sc., Ph.D. membawakan topik “Dampak RUU EBT terhadap Efektivitas Regulasi Energi Berkelanjutan”, sebuah bahasan yang sangat relevan di tengah dinamika penyusunan regulasi energi baru dan terbarukan di Indonesia. Beliau mengulas bagaimana rancangan undang-undang tersebut dapat memengaruhi kepastian hukum, mekanisme transisi energi, hingga peluang kolaborasi lintas sektor yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Sebagai akademisi yang aktif dalam riset energi terbarukan dan kebijakan energi, kehadiran Ahmad Agus Setiawan memberikan perspektif ilmiah yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa generasi muda memahami peran strategis mereka dalam proses perumusan kebijakan. Melalui forum ini, peserta diharapkan mampu memperoleh wawasan baru, memperluas jaringan kolaborasi, serta berkontribusi dalam mendorong transformasi energi nasional yang lebih inklusif dan berdampak.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat pemahaman publik dan pemangku kebijakan mengenai pentingnya regulasi yang adaptif dan berbasis bukti ilmiah, sekaligus mempertegas peran UGM sebagai pusat kajian strategis dalam mendorong transformasi energi nasional.
Penulis: Arham
Penyunting: Humas MeTSi