• UGM
  • FT-UGM
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Ujian Masuk UGM
  • webmail
Universitas Gadjah Mada Magister Teknik Sistem
Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
    • Konsentrasi Studi
    • Pengelola & Staf
    • Dosen Pengajar
    • Hubungi Kami
  • Admisi
    • Informasi Seputar MeTSi
    • Jadwal Pendaftaran
    • Tata Cara Pendaftaran
    • Video Tutorial Pendaftaran
    • Leaflet & Flyer MeTSi
    • Contoh Soal TPA/TOEFL
  • Akademik
    • Magister berbasis Kuliah
      • Peta Kurikulum
      • Pra Kuliah
      • Mata Kuliah Semester I
      • Mata Kuliah Semester II
      • Mata Kuliah Semester III
      • Tesis Semester IV
      • SAP
    • Magister berbasis Penelitian
      • Alur Kurikulum
      • Mata Kuliah
    • Tema Penelitian Mahasiswa
  • Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Bidang Kerja Alumni
    • Daftar Alumni
    • Peta Sebaran Alumni
    • Layanan Legalisasi
  • Galery MeTSi
  • Tracer Study
    • Formulir
      • Tracer Study Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Tracer Pengguna Alumni
    • Laporan
      • Laporan Survey Kepuasan Mahasiswa MeTSi
      • Laporan Tracer Lulusan MeTSi
      • Laporan Tracer Pengguna Lulusan MeTSi
  • Beranda
  • Berita
  • Danang Ariyanto Kaji Kesiapan Penerapan Green Port di Kawasan Industri Terpadu Batang

Danang Ariyanto Kaji Kesiapan Penerapan Green Port di Kawasan Industri Terpadu Batang

  • Berita
  • 18 June 2026, 14.17
  • Oleh: Humas
  • 0

Dekarbonisasi sektor maritim menjadi salah satu agenda penting dalam transisi energi global. International Maritime Organization (IMO) mendorong berbagai negara untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor pelayaran dan aktivitas kepelabuhanan melalui peningkatan efisiensi energi, penggunaan energi bersih, serta pengembangan infrastruktur pelabuhan yang berkelanjutan. Dalam perkembangan tersebut, konsep green port semakin mendapat perhatian karena dipandang mampu mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab. Dalam konteks tersebut, pelabuhan tidak lagi dipandang semata sebagai simpul logistik, tetapi juga sebagai pusat aktivitas industri yang memiliki pengaruh besar terhadap konsumsi energi dan emisi karbon. Aktivitas bongkar muat, operasional peralatan pelabuhan, lalu lintas kapal, dan kegiatan industri di sekitar kawasan pelabuhan berkontribusi terhadap penggunaan energi yang tinggi dan peningkatan tekanan lingkungan. Kondisi ini mendorong berbagai pelabuhan di dunia untuk menerapkan konsep green port sebagai bagian dari strategi pembangunan industri yang berkelanjutan.

Kebutuhan terhadap transformasi pelabuhan yang lebih ramah lingkungan juga semakin relevan bagi Indonesia, terutama seiring berkembangnya kawasan industri baru yang berorientasi pada daya saing global. Salah satu kawasan yang memiliki potensi untuk mengembangkan konsep tersebut adalah Pelabuhan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri nasional. Pengembangan pelabuhan yang efisien dan rendah emisi menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan kawasan industri di masa depan. Berangkat dari konteks tersebut, mahasiswa Magister Teknik Sistem (MeTSi) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Danang Ariyanto, dari konsentrasi Sistem Energi Baru dan Terbarukan kelas reguler, telah melaksanakan seminar proposal tesis pada Rabu (17/6). Ia mempresentasikan rencana penelitian berjudul “Evaluasi Rencana Penerapan Green Port di Pelabuhan Kawasan Industri Terpadu Batang.”

Melalui penelitian ini, Danang akan mengevaluasi kesiapan dan kelayakan penerapan konsep green port di Pelabuhan Kawasan Industri Terpadu Batang. Konsep green port menekankan pengelolaan pelabuhan yang ramah lingkungan melalui efisiensi energi, pengurangan emisi, pengelolaan limbah, konservasi air, serta penerapan sistem operasional yang berkelanjutan. Pendekatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing pelabuhan di tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik industri yang berorientasi pada keberlanjutan. Untuk memahami tingkat kesiapan implementasinya, penelitian akan menganalisis kondisi eksisting pelabuhan, aktivitas operasional, konsumsi energi, sumber emisi, sistem pengelolaan limbah, serta kesiapan infrastruktur pendukung. Analisis tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi aktual pelabuhan dan berbagai faktor yang memengaruhi peluang penerapan konsep green port di kawasan tersebut.

Selanjutnya, penelitian akan mengevaluasi sejauh mana pelabuhan dapat memenuhi berbagai indikator green port, seperti penggunaan energi bersih, elektrifikasi peralatan pelabuhan, pengendalian pencemaran udara dan air, manajemen limbah kapal, serta digitalisasi layanan pelabuhan. Kajian ini menjadi penting karena transformasi pelabuhan menuju sistem yang lebih hijau memerlukan integrasi antara teknologi, infrastruktur, dan tata kelola operasional secara bersamaan. Selain aspek teknis dan lingkungan, penelitian juga akan meninjau aspek ekonomi dan kelembagaan yang menjadi faktor penting dalam implementasi green port. Evaluasi akan mencakup kebutuhan investasi, biaya operasional, dukungan regulasi, serta kesiapan para pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi pelabuhan yang lebih berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang penerapan green port di Indonesia.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, penelitian diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategi penerapan secara bertahap, mulai dari peningkatan efisiensi energi, penggunaan peralatan rendah emisi, penguatan sistem monitoring lingkungan, hingga integrasi energi terbarukan di kawasan pelabuhan. Strategi bertahap menjadi penting agar transformasi menuju green port dapat dilaksanakan secara realistis, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan kawasan industri. Dalam perspektif sistem energi dan industri, penelitian ini memiliki relevansi strategis karena menunjukkan keterkaitan antara pengelolaan pelabuhan, efisiensi energi, dan upaya dekarbonisasi sektor maritim. Penerapan konsep green port berpotensi memperkuat daya saing kawasan industri, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pencapaian target transisi energi dan pembangunan rendah karbon di Indonesia.

Penelitian ini berada di bawah bimbingan Dr. Eng. Ir. Ahmad Sarwadi, M.Eng., IPM. sebagai dosen pembimbing utama dan Dr. Ir. Dinar Catur Istiyanto, M.Eng. sebagai dosen pembimbing pendamping. Keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan riset ini mencerminkan penguatan kapasitas akademik MeTSi FT UGM dalam mengembangkan solusi berbasis sistem bagi tantangan energi, industri, dan keberlanjutan lingkungan. Melalui pengembangan penelitian ini, MeTSi FT UGM memperkuat komitmen dalam mendorong riset yang mendukung transformasi industri menuju sistem yang lebih efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan. Pengembangan pelabuhan hijau menjadi bagian penting dalam membangun infrastruktur industri masa depan yang mampu menjawab tantangan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Penulis: Arham

Tags: Magister Teknik Sistem FT UGM SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim SDG 14: Ekosistem Lautan SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita

  • Zein Ibrahim Kaji Pemodelan Pengeringan RDF Bantargebang untuk Optimasi Kualitas Energi dari Sampah
  • April Riani Salyati dan Tim Kaji Dampak Lingkungan Pengolahan Sampah Makanan Berbasis Larva BSF Menggunakan Pendekatan E-LCA
  • Tri Handoyo dan Tim Kembangkan Model AI Hibrida untuk Prediksi Kinerja Turbin Gas di Industri Migas
  • Kornelis Kopong Ola dan Tim Kaji Optimasi Dimensi Heat Exchanger untuk Tingkatkan Efisiensi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (WtE)
  • Filmon Seko Kaji Algoritma Hibrida untuk Optimasi Pengisian Cepat Baterai Lithium-Ion Pendukung PLTS
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Teknik Sistem [MeTSi]
Fakultas Teknik – Universitas Gadjah Mada
Jl. Teknika Utara No. 3 Barek, Yogyakarta 55281

Telp. : (0274) 550404, 6491852
Fax. : (0274) 550405

Kontak Admisi : +62 811-2550-405 (Call HP/WA)
Email : metsi.ft@ugm.ac.id

© 2017 MeTSi FT-UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY