• UGM
  • FT-UGM
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Ujian Masuk UGM
  • webmail
Universitas Gadjah Mada Magister Teknik Sistem
Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
    • Konsentrasi Studi
    • Pengelola & Staf
    • Dosen Pengajar
    • Hubungi Kami
  • Admisi
    • Informasi Seputar MeTSi
    • Jadwal Pendaftaran
    • Tata Cara Pendaftaran
    • Video Tutorial Pendaftaran
    • Leaflet & Flyer MeTSi
    • Contoh Soal TPA/TOEFL
  • Akademik
    • Magister berbasis Kuliah
      • Peta Kurikulum
      • Pra Kuliah
      • Mata Kuliah Semester I
      • Mata Kuliah Semester II
      • Mata Kuliah Semester III
      • Tesis Semester IV
      • SAP
    • Magister berbasis Penelitian
      • Alur Kurikulum
      • Mata Kuliah
    • Tema Penelitian Mahasiswa
  • Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Bidang Kerja Alumni
    • Daftar Alumni
    • Peta Sebaran Alumni
    • Layanan Legalisasi
  • Galery MeTSi
  • Tracer Study
    • Formulir
      • Tracer Study Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Tracer Pengguna Alumni
    • Laporan
      • Laporan Survey Kepuasan Mahasiswa MeTSi
      • Laporan Tracer Lulusan MeTSi
      • Laporan Tracer Pengguna Lulusan MeTSi
  • Beranda
  • Berita
  • Hibrida Biofotolisis – Elektrolisis, Optimasi Mahasiswa MeTSi untuk Proses Produksi Biohidrogen Masa Depan

Hibrida Biofotolisis – Elektrolisis, Optimasi Mahasiswa MeTSi untuk Proses Produksi Biohidrogen Masa Depan

  • Berita
  • 21 November 2025, 14.28
  • Oleh: Humas
  • 0

Indonesia terus mendorong diversifikasi sumber energi bersih, dan penelitian dari Dafa Rizki Kurniawan, mahasiswa Magister Teknik Sistem (MeTSi) UGM angkatan 2024 genap, memberikan warna baru dalam pengembangan biohidrogen, salah satu bentuk energi hijau yang tengah naik daun. Melalui pendekatan ilmiah yang terukur, Dafa mengembangkan strategi optimasi kultur mikroalga Chlorella vulgaris dengan memadukan proses biologis dan elektrokimia untuk meningkatkan produksi hidrogen terlarut.

Berbeda dari penelitian mikroalga pada umumnya yang hanya berfokus pada peningkatan biomassa, riset ini menempatkan produktivitas biohidrogen sebagai indikator utama. Untuk itu, Dafa menerapkan sistem hibrida biofotolisis–elektrolisis, yaitu kombinasi pemecahan molekul air berbasis cahaya menggunakan mikroalga dan rangsangan energi listrik dari luar. Pendekatan ini dirancang untuk mempercepat pembentukan hidrogen sekaligus mempertahankan stabilitas pertumbuhan sel.

Penelitian ini menguji tiga faktor utama: pH kultur, durasi pencahayaan, dan tegangan listrik. Melalui optimasi, diperoleh kondisi terbaik pada pH 10, pencahayaan 24 jam, dan tegangan 12 volt memberikan nilai desirability mencapai 0,955, yang menandakan kombinasi variabel tersebut menghasilkan performa paling optimal.

Pada kondisi tersebut, C. vulgaris menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pertumbuhan maupun produksi energi:

  • Kepadatan sel: 1,47 × 10⁷ sel/mL
  • Biomassa: 523,75 mg/L
  • Nilai OD: 0,636
  • Produktivitas hidrogen: 227,101 ppb/hari

Melalui analisis pemodelan, model Gompertz terbukti paling akurat menggambarkan kinetika pertumbuhan dengan tingkat kecocokan mencapai 98,97% untuk OD dan 96,16% untuk jumlah sel. Temuan ini diperkuat oleh analisis korelasi Pearson, yang mengonfirmasi adanya hubungan positif kuat antara kepadatan sel dan produksi hidrogen (r = 0,724–0,764; p < 0,05). Artinya, semakin tinggi populasi mikroalga, semakin besar kemampuan sistem menghasilkan biohidrogen.

Menurut Dafa, hasil ini memberikan pemahaman ilmiah yang lebih mendalam mengenai bagaimana Chlorella vulgaris berperilaku di bawah konfigurasi hibrida biofotolisis–elektrolisis. “Riset ini membuka peluang rekayasa sistem produksi hidrogen hijau dengan efisiensi lebih tinggi dan pendekatan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Lebih jauh, penelitian ini diharapkan menjadi pijakan awal pengembangan teknologi biohidrogen di Indonesia. Temuan tersebut sangat relevan bagi upaya transisi energi, terutama dalam mendorong riset lanjutan terkait scale-up fotobioreaktor, efisiensi energi sistem hibrida, dan integrasi proses biologis–elektrokimia pada skala industri.

Dengan penelitian ini, Dafa Rizki Kurniawan memperkuat posisi MeTSi UGM sebagai pusat inovasi yang proaktif dalam menghadirkan solusi teknologi untuk masa depan energi hijau.

Ditulis oleh Arham & Humas MeTSi

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita

  • PodCast MeTSi: Berawal dari Iseng, Tim MeTSi Berhasil Raih First Place Graduate Paper Competition
  • Dewi Setyaharini, Mahasiswa MeTSi Kembangkan Model Data-Driven Health Index untuk Tingkatkan Reliability Aset Transmisi PLN
  • Dliyaa Ul Haq Kembangkan Model System Dynamics untuk Perkuat Ketahanan Rantai Pasok Gas Nasional
  • Siswanto (Mahasiswa MeTSi FT UGM) Kaji Kolaborasi Triple Helix untuk Perkuat Kemandirian Teknologi Katalis Nasional
  • Arga Febriantoni (Mahasiswa MeTSi FT UGM) Kaji Pemanfaatan Excess Energy PLTP untuk Produksi Hidrogen Hijau
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Teknik Sistem [MeTSi]
Fakultas Teknik – Universitas Gadjah Mada
Jl. Teknika Utara No. 3 Barek, Yogyakarta 55281

Telp. : (0274) 550404, 6491852
Fax. : (0274) 550405

MeTSi Official Whatsapp: +62 821-6453-8871 (WA)
Kontak Admisi : +62 811-2550-405 (Call HP/WA)
Email : metsi.ft@ugm.ac.id

© 2017 MeTSi FT-UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY