• UGM
  • FT-UGM
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Ujian Masuk UGM
  • webmail
Universitas Gadjah Mada Magister Teknik Sistem
Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
    • Konsentrasi Studi
    • Pengelola & Staf
    • Dosen Pengajar
    • Hubungi Kami
  • Admisi
    • Informasi Seputar MeTSi
    • Jadwal Pendaftaran
    • Tata Cara Pendaftaran
    • Video Tutorial Pendaftaran
    • Leaflet & Flyer MeTSi
    • Contoh Soal TPA/TOEFL
  • Akademik
    • Magister berbasis Kuliah
      • Peta Kurikulum
      • Pra Kuliah
      • Mata Kuliah Semester I
      • Mata Kuliah Semester II
      • Mata Kuliah Semester III
      • Tesis Semester IV
      • SAP
    • Magister berbasis Penelitian
      • Alur Kurikulum
      • Mata Kuliah
    • Tema Penelitian Mahasiswa
  • Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Bidang Kerja Alumni
    • Daftar Alumni
    • Peta Sebaran Alumni
    • Layanan Legalisasi
  • Galery MeTSi
  • Tracer Study
    • Formulir
      • Tracer Study Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Tracer Pengguna Alumni
    • Laporan
      • Laporan Survey Kepuasan Mahasiswa MeTSi
      • Laporan Tracer Lulusan MeTSi
      • Laporan Tracer Pengguna Lulusan MeTSi
  • Beranda
  • Tesis Mahasiswa
  • Studi Tekno-Ekonomi Revitalisasi Pump-As-Turbine Sungai Bawah Tanah Bribin II Kecamatan Semanu di Kabupaten Gunungkidul

Studi Tekno-Ekonomi Revitalisasi Pump-As-Turbine Sungai Bawah Tanah Bribin II Kecamatan Semanu di Kabupaten Gunungkidul

  • Tesis Mahasiswa
  • 23 April 2026, 14.33
  • Oleh: Humas
  • 0

Studi Tekno-Ekonomi Revitalisasi Pump-As-Turbine Sungai Bawah Tanah Bribin II Kecamatan Semanu di Kabupaten Gunungkidul

Mahasiswa Peneliti:
Anggi Rahmawati

Dosen Pembimbing:
Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM, ASEAN Eng.
Muhammad Sulaiman, S.T., M.T., D.Eng.

Wilayah karst Gunungkidul dikenal memiliki karakteristik geologi yang kompleks, ditandai oleh sistem bawah tanah berupa gua dan sungai yang terbentuk akibat proses pelarutan batu gamping. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air permukaan sangat terbatas, sehingga sebagian besar sumber daya air tersimpan di lapisan bawah tanah. Meskipun cadangan air bawah tanah relatif besar, distribusinya menuju permukaan kerap menjadi kendala utama, terutama pada musim kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan hampir di seluruh kecamatan. Fenomena ini menjadikan pengelolaan sungai bawah tanah sebagai fokus penting dalam upaya penyediaan air bersih dan penguatan ketahanan air di kawasan karst.

Penelitian dilakukan dengan pengambilan data primer di PDAM Tirta Handayani, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), observasi lapangan, dan wawancara. DAS Bribin merupakan salah satu sistem hidrologi utama yang memiliki jaringan sungai bawah tanah luas dan berinterkoneksi dengan beberapa sistem akuifer karst. Sistem Pump-as-Turbine (PAT) atau PAT Bribin II sebelumnya diimplementasikan untuk memanfaatkan energi aliran air bawah tanah menggunakan pompa yang difungsikan sebagai turbin guna menaikkan air ke permukaan dengan pompa tipe multitec. PAT Bribin II tidak lagi beroperasi sejak kerusakan akibat banjir badai Cempaka

– Dahlia tahun 2017. Kajian tekno-ekonomi dilakukan untuk menilai potensi revitalisasi sistem tersebut sebagai solusi yang mendukung mitigasi kekeringan dan pengembangan energi terbarukan di wilayah tropis kering.

Analisis potensi hidrologi menunjukkan bahwa dengan head net sebesar 13,78 m pada modul 1 – 2 dan 13,60 m pada modul 4 – 5, diperoleh potensi daya air masing-masing sebesar 40,86 kW dan 123,29 kW. Hasil ini menegaskan masih tersedianya potensi energi air yang signifikan untuk mendukung revitalisasi sistem PAT sebagai basis pemompaan air bersih. Pemanfaatan sungai bawah tanah ini berpotensi menjadi solusi berkelanjutan bagi daerah dengan keterbatasan infrastruktur listrik dan pasokan air musiman.

Analisis kelayakan ekonomi melalui dua skenario pembiayaan menunjukkan viabilitas tinggi revitalisasi PAT Bribin II. Skenario I (penggantian komponen rusak dengan mempertahankan turbin dan perpipaan layak) menghasilkan NPV positif pada tingkat diskonto 1–30%, IRR 46,98%, BCR dan PI >1, serta periode pengembalian investasi <7 tahun. Skenario II (pembiayaan penuh semua komponen) mencapai NPV positif hingga diskonto 14%, IRR 13,75%, BCR dan PI >1, dengan payback period <19 tahun. Secara keseluruhan, revitalisasi sistem ini layak secara teknis dan ekonomis serta mendukung strategi nasional pengembangan energi terbarukan dan pengelolaan sumber daya air berkelanjutan di Indonesia.

Kata kunci: pump-as-turbine, PAT Bribin II, analisis tekno-ekonomi, mikrohidro, distribusi air

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita

  • Ketua Program Studi MeTSi FT UGM Raih Research Grant Bank Indonesia 2026 untuk Riset Hilirisasi Rare Earth Elements
  • Yusvi Adi Mustofa Kembangkan Model Optimasi Green Shipping untuk Dukung Transisi Energi di Sektor Logistik Batubara
  • Hani Nabillah Ungkap Ketimpangan Struktur Industri Pengolahan di Indonesia
  • Ahmad Risnandar Kaji Keandalan Metode Inspeksi Pipa untuk Perkuat Integritas Infrastruktur Migas
  • Ngopi Online: Lulus Sarjana, Mau ke Mana?
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Teknik Sistem [MeTSi]
Fakultas Teknik – Universitas Gadjah Mada
Jl. Teknika Utara No. 3 Barek, Yogyakarta 55281

Telp. : (0274) 550404, 6491852
Fax. : (0274) 550405

MeTSi Official Whatsapp: +62 821-6453-8871 (WA)
Kontak Admisi : +62 811-2550-405 (Call HP/WA)
Email : metsi.ft@ugm.ac.id

© 2017 MeTSi FT-UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY